Lampu Taman Tenaga Surya: Langkah Kecil Mengatasi Pemanasan Global


lampu taman tenaga surya
Ilustrasi lampu taman tenaga surya

Lampu Tenaga Surya adalah suatu bentuk revolusi teknologi dengan memanfaatkan tenaga matahari yang bahkan salah satu variannya sekarang, lampu taman tenaga surya, sudah menjadi benda yang umum dipakai. Seperti yang kita ketahui Bumi sedang mengalami masa kritis. Dengan terjadinya pemanasan global (Global Warming) telah berdampak pada berbagai hal. Di antaranya keadaan alam yang tidak menentu. Saat ini cuaca menjadi tidak dapat di prediksi. Antara curah hujan yang berkepanjangan dengan kemarau panjang yang datang tidak pada masanya. Di tambah lagi, dengan sumber daya alam yang semakin menipis dari waktu ke waktu.

Banyaknya kebutuhan energi oleh manusia menjadikan penggunaan sumber daya bumi, seperti minyak untuk bahan bakar dan batubara sebagai bahan pembangkit listrik telah menjadikan bumi semakin krisis. Ketergantungan perindustrian di dunia, di tambah lagi kendaraan-kendaraan, serta pembangkit tenaga listrik ini ternyata sebagai salah satu pemicu memperburuknya Pemanasan Global. Bahkan seiring dengan perkembangan zaman serta teknologi, hal itu tidak akan dapat di hindari lagi. oleh karena itu, manusia harus kreatif dan inovatif untuk mencari alternatif-alternatif lain yang dapat dimanfaatkan untuk menurunkan resiko terhadap dampak Global Warming. Salah satu langkah kecil yang bisa diambil adalah dengan menggunakan lampu taman tenaga surya, yang merupakan sebuah solusi kecil yang manfaatnya luar biasa.

Apa Itu Lampu Tenaga Surya?

Bagi sebagian dari Anda mungkin saja masih merasa asing dengan  istilah Lampu Tenaga Surya. Jadi, pada dasarnya Lampu Tenaga Surya ini digunakan sebagai salah satu bentuk alternatif untuk menghemat energi. Dengan cara menggunakan sebuah panel yang menampung energi matahari atau yang disebut dengan sel Fotovoltaik. Sel fotovoltaik adalah sebuah peralatan yang digunakan untuk mengubah cahaya matahari menjadi tenaga listrik. Sel fotovoltaik pertama kali ditemukan pada tahun 1880 an yang di buat oleh ilmuwan Charles Fritts.

Lalu pada tahun 1931 penggunaan tenaga surya ini dikembangkan oleh seorang insinyur yang berasal dari jerman, yaitu Dr. Bruno Lange dengan menggunakan perak selenida. Namun dengan tingkat keberhasilan yang masih sedikit perkembangan menggunakan tenaga surya ini semakin berlanjut. Sehingga pada tahun 1941 seorang ilmuwan sekaligus peneliti yang bernama Russel Ohl telah mencapai tahap keberhasilan penyerapan energi matahari mencapai 4% dengan berpatokan pada teori Albert Einsten, yaitu teori efek fotolistrik. Berdasarkan dari teori tersebut Russel Ohl menjadi orang pertama yang berhasil membuat alat panel surya dengan menggunakan silicon.

Selain Russel Ohl ada banyak lagi ilmuwan lainnya, yang menggunakan basis teori Albert Einsten untuk menciptakan inovasi-inovasi memanfaatkan energi matahari. Kemudian pada tahun 1954 para ilmuwan seperti Calvin Souther Fuller, Daryl Chapin, dan Gerald Pearson dapat menyempurnakan penggunaan panel surya dengan berbasis silicon dan campuran unsur-unsur yang terdapat dalam logam. Inilah yang menjadi tonggak utama bagi pengembang hingga sampai saat ini untuk membuat Lampu Tenaga Surya. Jadi dari teori-teori fisika yang rumit dan mengesankan itu, sekarang penerapannya bisa di taman kita sendiri. Penggunaan lampu taman tenaga surya menjadi aplikasi paling tepat karena lampu taman yang posisinya di luar ruangan dan terkena sinar matahari langsung.

Kegunaan Lampu Tenaga Surya

Kegunaan Lampu Tenaga Surya dapat digunakan di luar ruangan dengan cara menyerap energi matahari pada siang hari, kemudian akan secara otomatis menjadi penerang di malam hari. Contoh penggunaan lampu taman tenaga surya yang digunakan oleh negara Philiphines pada Rizal Park. Dan banyak lagi negara-negara maju dan berkembang yang menggunakan lampu taman tenaga surya sebagai penerang taman ataupun lampu tenaga surya untuk jalan. Selain itu lampu tenaga surya ini juga dapat di gunakan di dalam ruangan yang berbentuk LED. Dengan adanya teknologi-teknologi seperti ini, merupakan alternatif bagi manusia untuk mencegah Global Warming yang berkelanjutan. Sehingga manusia dapat menghemat energi dan mengurangi terjadinya dampak pemanasan global dengan mengembangkan teknologi pada lampu tenaga surya.

Previous Tips Jualan Online: Website eCommerce yang Bagus
Next Panel surya: struktur dan cara kerja

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *